Langsung ke konten utama

Praktikum teknik penyaringan(filtrasi) pada mata kuliah pengantar laboratorium medik

 

pada selasa 24 oktober 2023 dilaksanakan praktikum mata kuliah pengantar laboratorium medik percobaan 4  teknik laboratorium diajarkan cara penyaringan(filtrasi).

 

 

Menyaring merupakan metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpori atau penyaring. Dasar metode pemisahan ini adalah perbedaan ukuran partikel antara pelarut dan zat terlarutnya. Penyaring akan menahan zat padat yang mempunyai ukuran partikel lebih besar dari pori penyaring dan meneruskan pelarut. Kecepatan proses penyaringan tergantung pada beberapa hal, antara lain: besarnya diameter alat penyaring, perbedaan tekanan pada pori-pori, luas permukaan alat penyaring, kekentalan zat, dan volume larutan yang disaring.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:cawan porselin,gelas kimia,batang pengaduk,labu spiritus,kaki tiga,kasa,kertas saring,korek api,penjepit,sendok penyu,aquades,garam,pasir.

Teknik penyaringan:

1.Campurkan 2 sendok makan garam dan 1 sendok pasir dalam gelas kimia hingga menghasilkan garam kotor.
2.Tambahkan air sampai ketinggian kira-kira 1 cm diatas garam kotor,aduk selama ±2 menit menggunakan batang pengaduk hingga tercampur merata.
3. Lipat kertas saring mrnjadi empat dan tarik salah satu sisinya hingga berbentuk seperti kerucut tanpa alas,Letakan kertas saring tersebut diatas corong.
4.Tuangkan dan saring campuran yang terdapat pada gelas kimia,tampung filtratnya menggunakan cawan porselin.
5.Letakan cawan porselin yang berisi air garam hasil penyaringan diatas kaki tiga.
6.Panaskan diatas pembakar spiritus yang sudah dinyalakan dengankorek api hingga semua air yang terdapat pada cawan porselin menguap. 

 

 

 





Filtrasi adalah salah satu metode pemisahan campuran yang digunakan untuk memisahkan zat padat dari zat cair atau gas dengan menggunakan media penyaring atau filter. Pemisahan campuran dengan cara filtrasi adalah dengan memisahkan partikel padat yang terlarut dalam zat cair atau gas dengan memanfaatkan sifat-sifat fisika partikel tersebut.

Proses filtrasi dilakukan dengan menempatkan campuran zat padat dan zat cair atau gas pada media penyaring atau filter. Zat padat yang terlarut dalam zat cair atau gas akan tertahan oleh media penyaring atau filter, sedangkan zat cair atau gas akan melewati media penyaring atau filter dan terpisah dari zat padat.

Baca artikel detikbali, "Pemisahan Campuran dengan Cara Filtrasi Didasarkan pada Apa? Ini Jawabannya!" selengkapnya https://www.detik.com/bali/berita/d-6605101/pemisahan-campuran-dengan-cara-filtrasi-didasarkan-pada-apa-ini-jawabannya.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Filtrasi adalah salah satu metode pemisahan campuran yang digunakan untuk memisahkan zat padat dari zat cair atau gas dengan menggunakan media penyaring atau filter. Pemisahan campuran dengan cara filtrasi adalah dengan memisahkan partikel padat yang terlarut dalam zat cair atau gas dengan memanfaatkan sifat-sifat fisika partikel tersebut.

Proses filtrasi dilakukan dengan menempatkan campuran zat padat dan zat cair atau gas pada media penyaring atau filter. Zat padat yang terlarut dalam zat cair atau gas akan tertahan oleh media penyaring atau filter, sedangkan zat cair atau gas akan melewati media penyaring atau filter dan terpisah dari zat padat.

Baca artikel detikbali, "Pemisahan Campuran dengan Cara Filtrasi Didasarkan pada Apa? Ini Jawabannya!" selengkapnya https://www.detik.com/bali/berita/d-6605101/pemisahan-campuran-dengan-cara-filtrasi-didasarkan-pada-apa-ini-jawabannya.

Download Apps Detikcom Sekarang https:


 

 

 

Komentar